Peluncuran Program Kodarsih di Kota SoE
Wakil Bupati Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Johny Army Konay, S.H., M.H. secara resmi meluncurkan program Kota SoE Sadar akan Kebersihan (Kodarsih). Program ini merupakan salah satu inisiatif Kecamatan Kota SoE yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan masyarakat yang sadar akan pentingnya kebersihan. Program ini selaras dengan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati TTS yaitu Rabu Putih.
Peluncuran dilakukan setelah upacara penguatan pada Senin (9/2/2026) di halaman Kantor Bupati TTS. Acara ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati TTS, Johny Army Konay, S.H., M.H.
Penggunaan Kendaraan Roda Tiga untuk Pengangkutan Sampah
Sebanyak 15 kendaraan roda tiga yang didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten TTS akan difungsikan untuk mengangkut sampah di setiap kelurahan. Untuk 11 kelurahan masing-masing mendapatkan satu kendaraan, namun bagi kelurahan yang padat penduduk ditambah satu kendaraan lagi. Kelurahan Oekefan, Kelurahan Kota Baru, dan Kelurahan Taebneno adalah contoh kelurahan yang diberi tambahan kendaraan.
“Kita laksanakan launcing inovasi kolaborasi dan juga ekspresi dalam pemanfaatan, pengelolaan, sampah dalam pemberdayaan ekonomi dan yang akan kita dapatkan adalah Kota Soe yang bersih,” ujar mantan anggota DPRD NTT ini.
Apresiasi dan Dorongan untuk Sopir Roda Tiga
Dalam launching ini, Wabup Jhony mengapresiasi program Kodarsih yang telah berjalan. Ia juga memacu semangat para sopir motor tiga roda, agar dapat bekerja dengan optimal dalam mendukung terciptanya kebersihan di Kota SoE.
“Saya ucapkan terima kasih teman-teman pengendara roda tiga. Kebersihan kota menjadi tanggung jawab, kalau gagal untuk 15 unit kita akan menggunakan teman-teman ojek sebagai penggerak sampah di TTS. Kita bisa bayangkan kalau anak-anak ojek ada 200 atau 300 orang, kita bagikan karung saja jadi sambil ojek bisa sambil pilih dan pilah sampah kemudian diantar ke TPA,” tegasnya.
Ia menegaskan ini menjadi motivasi dan dorongan agar semua pihak yang telah terlibat dapat berkomiten dengan peran dan tugas masing-masing dalam upaya menciptakan kebersihan di Kota SoE.
“Teman-teman tolong pikirkan dan saya tidak memberi ruang untuk 15 unit ini gagal. Mungkin dipikirkan secara baik supaya ada pemberdayaan ekonomi dari teman-teman ojek. Saya minta supaya lebih ditingkatkan dan desa atau kelurahan yang ada di luar Kota SoE. Saya minta ini menjadi satu informasi dan menjadi sebuah contoh bagi wilayah-wilayah lain,” ungkapnya.
Sosialisasi Program Kodarsih oleh Siswa SD Inpres Nunumeu
Dalam kesempatan ini, beberapa siswa-siswi dari SD Inpres Nunumeu turut ambil bagian memberikan sosialisasi tentang Kodarsih. Didampingi oleh Kepala Sekolah dan Guru, mereka mensosialisasikan jenis-jenis sampah, dan pemilahan.
Implementasi Program Kodarsih
Camat Kota SoE, Joel A. A. Sonbai, menjelaskan bahwa Program Kodarsih terbagi kedalam enam implementasi yaitu:
- Melaksanakan program Rabu Putih, yaitu kegiatan rutin pembersihan lingkungan yang dilakukan setiap hari Rabu. Program ini bertujuan menanamkan kebiasaan menjaga kebersihan secara konsisten.
- Pengangkutan sampah dari rumah ke rumah, dimana program ini dilakukan untuk memastikan sampah rumah tangga terangkut secara teratur sehingga tidak menumpuk dan mencemari lingkungan.
- Memilah sampah, program ini bertujuan mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir serta mendukung upaya daur ulang dan pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.
- Edukasi tentang pengelolaan sampah, meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengurangan sampah, daur ulang, dan pemanfaatan kembali limbah.
- Pemeriksaan kebersihan dari rumah ke rumah, kegiatan pemeriksaan kebersihan dari rumah ke rumah, yang dilakukan untuk memantau langsung kondisi lingkungan serta memberikan pendampingan kepada warga.
- Menuju Kota Adipura, dari semua upaya yang dilakukan ini menjadi bagian dari penilaian berkelanjutan dalam rangka mewujudkan kota soe yang layak meraih penghargaan adipura sebagai simbol kota yang bersih dan tertata.
Harapan Pemerintah Daerah
Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan berharap Gerakan Kota SoE Sadar Akan Kebersihan dapat terus berlanjut, menjadi budaya, serta membawa dampak positif bagi kesehatan, keindahan kota, dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Gerakan ini lahir dari kesadaran bahwa kebersihan merupakan tanggung jawab bersama serta menjadi salah satu indikator utama dalam mewujudkan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.
Melalui berbagai program terpadu, Kecamatan Kota Soe berkomitmen menumbuhkan budaya hidup bersih dan peduli lingkungan secara berkelanjutan.
Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."











