Raffi Ahmad Anggap Isu yang Muncul sebagai Hal Biasa
Presenter dan artis ternama Raffi Ahmad akhirnya memberikan respons setelah namanya disebut dalam spesial show Mens Rea yang tayang di Netflix. Dalam acara tersebut, komika Pandji Pragiwaksono membahas beberapa isu terkait praktik pencucian uang (money laundering) dan menyebutkan contoh bisnis dengan skema investasi. Salah satu contoh yang disebutkan adalah nama Raffi Ahmad.
Menanggapi hal ini, Raffi mengaku tidak merasa terganggu. Ia menjelaskan bahwa isu-isu seperti ini sudah sering muncul dan ia menganggapnya sebagai hal biasa. “Udah biasa saya digitu-gituin, enggak apa-apa,” ujar Raffi saat ditemui di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (22/1/2026).
Raffi langsung meninggalkan lokasi tanpa memberikan komentar tambahan. Namun, dalam penjelasannya, Pandji menegaskan bahwa fokus pembahasan dalam show tersebut bukan pada sosok Raffi, melainkan pada asal-usul uang dalam praktik pencucian uang. Pernyataan tersebut kemudian menjadi perhatian publik setelah potongan spesial show Mens Rea beredar luas di media sosial.
Pernyataan Erick Thohir yang Viral
Di tengah ramainya perbincangan, pernyataan lama Menteri Erick Thohir soal isu tersebut mencuat dan viral di media sosial. Dalam sebuah percakapan yang diunggah Erick Thohir di TikTok-nya pada 5 Februari 2024 silam, ia secara tegas membantah gosip pencucian uang yang menyeret nama Raffi Ahmad. Erick menilai isu tersebut tidak berdasar dan justru merugikan generasi muda yang sedang membangun usaha.
“Saya sama Raffi yang lagi digosipin pencucian uang,” kata Erick. Mendengar hal itu, Raffi Ahmad langsung merespons dengan nada heran. “Masa saya digosipin pencucian uang, Pak Erick?” kata Raffi.
Erick Thohir, yang kala itu menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), menegaskan bahwa gosip itu semestinya tidak dilontarkan kepada anak muda yang sedang berjuang membesarkan bisnisnya. “Gini loh, kalau ada generasi muda yang sedang membangun usahanya itu harusnya didukung bukan digosipin yang aneh-aneh. Dan, saya yakin Raffi tidak di situ,” katanya.
Ia juga mengaku mengetahui secara langsung perjalanan karier Raffi Ahmad sejak masih bekerja di dunia pertelevisian. Erick menyebut Raffi sebagai sosok pekerja keras yang membangun kekayaannya secara bertahap. “Saya tahu bagaimana dulu waktu sama saya di TV, kita sebutin TV-nya enggak apa-apa lah, di ANTV dulu, saya tahu bagaimana bener-bener kerja mati-matian ngumpulin rupiah demi rupiah,” ujarnya.
Penjelasan Raffi tentang Kekayaannya
Menanggapi hal itu, Raffi Ahmad menjelaskan bahwa nilai kekayaan yang kerap disorot publik berasal dari valuasi perusahaan yang dibangun bersama timnya, termasuk dari proses pendanaan investor. “Itu kan karena memang perusahaannya saja, kan nilai valuasi perusahaan akhirnya. Kemarin aja ada beberapa yang sudah mau invest, bener kan? Kita memang fundraising,” jelas Raffi.
Erick menambahkan bahwa praktik pendanaan melalui investor merupakan hal yang lumrah dalam bisnis. Menurutnya, membesarkan perusahaan saat ini kerap dilakukan dengan menitipkan modal dari pihak lain secara legal dan transparan. “Sekarang dunia itu kadang-kadang kita membesarkan perusahaan itu dengan orang menitipkan uangnya ke kita. Pakai investor, jelas. Udah lah jalan terus Raffi, jangan takut. Kita dorong anak-anak muda lain yang terus jadi pengusaha juga,” pungkasnya.
Latar Belakang Show Mens Rea
Sebelumnya, warganet Indonesia beramai-ramai membahas tontonan berjudul Mens Rea yang merupakan pertunjukan komedi dari komika Pandji Pragiwaksono. Mens Rea adalah pertunjukan offline pada 30 Agustus 2025 bertempat di Indonesia Arena Senayan, Jakarta yang kemudian ditayangkan di platform Netflix.
Pertunjukan komedi Pandji ini secara garis besar membahas politik di Indonesia. Diambil dari bahasa Latin, Mens Rea sendiri memiliki makna niat jahat. Karena tayangan itu, Pandji menghadapi masalah hukum. Ia sempat dilaporkan oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah ke Polda Metro Jaya pada Rabu (7/1/2026) dengan dugaan pencemaran nama baik terkait materi dalam pertunjukan Mens Rea.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











