My WordPress Blog

Kaesang Ingin Bali Jadi Kandang Gajah, PDI Merespons Santai

Kaesang dan Ambisi PSI untuk Bali dan Jawa Tengah

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, mengumumkan ambisi besar untuk menjadikan Bali sebagai “kandang gajah” bagi partainya. Gajah menjadi simbol baru dari PSI yang menggantikan logo mawar merah sebelumnya. Pernyataan ini disampaikan oleh putra bungsu Presiden ketujuh RI, Joko Widodo (Jokowi), saat membuka Rapat Koordinasi Wilayah (Korwil) DPW PSI se-Bali di Badung, Provinsi Bali, pada Sabtu (24/1/2025).

Kaesang optimis bahwa partainya bisa menambah kursi di DPRD Bali pada pemilu 2029 dengan kepengurusan baru yang dikomandoi oleh Wayan Suyasa sebagai ketua DPW PSI Bali. Bahkan, ia ingin PSI memiliki fraksi tersendiri di DPRD Bali.

“Bali ini provinsi yang sedikit berbeda dengan provinsi-provinsi yang lain. Karena didominasi satu partai ini sangat-sangat kuat dan kader-kader dari partai tersebut pun juga punya kontribusi yang besar untuk provinsi Bali. Tapi saya ingin minta, keseluruhan kader PSI yang ada di sini, khususnya di provinsi Bali, kita harus memberikan kontribusi yang lebih,” kata dia.

Bali merupakan basis massa PDI Perjuangan yang didukung oleh kader yang loyal. Namun, PDIP memilih untuk menanggapi pernyataan Kaesang secara santai, fokus pada penanganan bencana ketimbang politik elektoral.

Tanggapan PDIP terhadap Psywar Kaesang

Adi Prayitno, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia sekaligus akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Sjarif Hidayatullah Jakarta, menyebut pernyataan Kaesang sebagai psywar terhadap PDIP. Ia mencoba menduga alasan di balik tanggapan normatif PDIP.

“Sepertinya Hasto ingin memberikan pesan bahwa di tengah bencana, situasi banjir dan longsor, tentu tidak produktif kalau bicara tentang politik elektoral dan waktunya masih cukup lama, empat tahun lagi,” kata Adi.

Menurut Adi, PSI bisa merasa cukup percaya diri melawan PDIP di Jateng karena faktor ayah Kaesang, yakni Jokowi. “Yang membuat PDIP kuat di Jawa Tengah itu, kalau menurut pendukung Pak Jokowi, ya karena ada faktor Jokowi. Jokowilah yang membuat basis-basis pemilih dan basis-basis loyal itu semakin kuat dan solid,” kata dia.

Di sisi lain, menurut Adi, PDIP akan berargumen bahwa partai itu sudah lama kuat di Jateng, bahkan tanpa kehadiran Jokowi. Ia menunjukkan bahwa dalam Pilgub Jateng 2024, PDIP memang kalah. Meski demikian, partai berlogo banteng itu sangat kuat di Jateng dalam Pileg 2024. Bukti nyata adalah PDIP berhasil menang di 19 kabupaten/kota.

Optimisme Kaesang Dibalas Senyum Ganjar

Kaesang juga menyampaikan ambisinya agar pada Pemilu 2029 nanti, Jawa Tengah bisa menjadi “kandang gajah” atau kandangnya PSI. Julukan Jateng sebagai kandang banteng atau PDIP ini ingin diganti oleh PSI yang kini identik dengan logo gajahnya.

“Waktu itu sudah bilang kunci dari pemenangan kita adalah struktur. Jadi saya minta tolong sekali untuk struktur di Jawa Tengah ini harus sangat solid. Supaya nanti di 2029 kita bisa menang mutlak di Jawa Tengah ya. Sanggup ya?” tegas Kaesang dalam pembukaan Rakorwil DPW PSI Jawa Tengah di Kota Solo, Kamis (8/1/2025).

Menanggapi ambisi sang Ketum PSI tersebut, Ketua DPP PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, tak memberikan banyak respons. Ganjar juga tak memberikan komentarnya lebih lanjut terkait ambisi Kaesang Pangarep tersebut.

Struktur dan Kontribusi PSI di Bali

Kaesang optimis partainya bisa menambah kursi di DPRD Bali pada pemilu 2029 dengan kepengurusan baru yang dikomandoi oleh Wayan Suyasa sebagai ketua DPW PSI Bali. Saat ini, PSI hanya memiliki satu anggota DPRD Provinsi Bali, tiga di DPRD Kota Denpasar, dan satu DPRD Kabupaten Klungkung.

Dia berharap kader PSI di Bali dapat memberikan kontribusi yang lebih besar. “Bali ini provinsi yang sedikit berbeda dengan provinsi-provinsi yang lain. Karena didominasi satu partai ini sangat-sangat kuat dan kader-kader dari partai tersebut pun juga punya kontribusi yang besar untuk provinsi Bali. Tapi saya ingin minta, keseluruhan kader PSI yang ada di sini, khususnya di provinsi Bali, kita harus memberikan kontribusi yang lebih,” katanya.

Kekuatan PDIP di Bali dan Jawa Tengah

Bali selama ini merupakan basis massa PDI Perjuangan yang didukung oleh kader yang loyal. PDIP tidak takut hadapi psywar Kaesang. Menurut Adi Prayitno, PDIP akan berargumen bahwa partai itu sudah lama kuat di Jateng, bahkan tanpa kehadiran Jokowi. Ia menunjukkan bahwa dalam Pilgub Jateng 2024, PDIP memang kalah. Meski demikian, partai berlogo banteng itu sangat kuat di Jateng dalam Pileg 2024.

Kesimpulan

Pernyataan Kaesang tentang target PSI di Bali dan Jawa Tengah menunjukkan ambisi besar partai tersebut untuk meningkatkan pengaruhnya di wilayah-wilayah yang selama ini dominasi PDIP. Meski PDIP menanggapinya secara santai, mereka tetap bersikap percaya diri dan fokus pada penanganan bencana serta kontribusi kepada masyarakat.

Denis Arjuna

Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *