My WordPress Blog
Bisnis  

Target 3 Juta Ton Serap Gabah serta Beras Petani, Bulog Gandeng TNI juga KTNA

Target 3 Juta Ton Serap Gabah dan juga Beras Petani, Bulog Gandeng TNI juga KTNA

radaryogya.com – SURABAYA – Perum Bulog sama-sama TNI mengatur sosialisasi tentang pengadaan gabah lalu beras pada negeri untuk Tahun 2025 di area Gedung Graha Sativa Perum Bulog Kanwil Jatim, Surabaya, Rabu (22/1/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan informasi penting terkait pembelian gabah kering panen (GKP) dalam tingkat petani yaitu sebesar Rp6.500/kg dengan kadar air maksimal 25 persen juga kadar hampa maksimal 10 persen sebagaimana langkah terbaru Kepala Badan Pangan Nasional.

Keputusan ini mengatur inovasi Harga Pembelian pemerintahan (HPP) dan juga biaya gabah dan juga beras di negeri, yang diharapkan sanggup memberikan nilai yang digunakan lebih lanjut baik bagi petani.

Acara yang tersebut berlangsung dengan penuh semangat ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Mayor Jenderal TNI (Purn.) Marga Taufiq; Pangdam V/Brawijaya Mayjend Rudy Saladin; Wakil Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat, Brigjen TNI Heri Susanto; lalu Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Jawa Timur, Sumrambah.

Dalam kesempatan yang disebutkan Marga Taufiq mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kekuatan sinergi antara Perum Bulog lalu TNI AD Kodam V Brawijaya.

“Kami berharap dapat mempercepat proses penyerapan hasil panen petani agar cadangan beras pemerintah (CBP) masih terjaga dengan baik, juga menciptakan stabilitas pangan yang mana menguntungkan bagi masyarakat,” ujarnya.

Mayjend Rudy Saladin menyambut baik pelibatan TNI AD di menyokong kegiatan ini, “Kami siap menggalang pelaksanaan pengadaan gabah juga beras tahun 2025 guna membantu acara swasembada pangan, khususnya beras yang tersebut dicanangkan pemerintah pusat,” ucapnya.

Selain itu, Brigjen TNI Heri Susanto juga menambahkan bahwa TNI AD selama ini terlibat terlibat pada pendampingan petani untuk meningkatkan kualitas juga kuantitas produksi padi.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, Perum Bulog dapat mengakomodasi hasil panen petani secara maksimal serta menjadikannya sebagai cadangan pangan pemerintah yang dimaksud dapat menjamin ketahanan pangan nasional,” katanya.

Sosialisasi ini juga turut memperkenalkan berbagai kegiatan penting seperti Rumah Pangan Kita (RPK) lalu Proyek Mitra Tani, yang tersebut bertujuan untuk memfasilitasi petani pada jual hasil pertaniannya dengan harga jual yang digunakan wajar.

Dengan pembaharuan Harga Pembelian otoritas (HPP) yang lebih lanjut menguntungkan bagi petani, Bulog juga TNI berharap produksi padi di dalam Indonesia pada tahun 2025 akan meningkat, baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani sekaligus menguatkan ketahanan pangan nasional. Pertemuan ini akan ditindaklanjuti dengan kegiatan bimbingan teknis untuk jajaran Kodim serta Pusat Bulog seluruh Jawa Timur.

Amri Nufail

Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *